Pages

Contoh Tulisan Berjalan

SALAM DUA JARI

AWIYANI BLOG

Edit

AWIYANI BLOG

SENYUM PEPSODENT

AWIYANI BLOG

CIRI KHAS

AWIYANI BLOG

LEBARAN

AWIYANI BLOG

Rabu, 27 Juni 2012

Polri Ganti 118 Perwira, Saud Wakabareskrim

Polri Ganti 118 Perwira, Saud Wakabareskrim, Mabes Polri melakukan pergantian jabatan sejumlah perwira tinggi dan menengahnya. Rotasi itu tertera dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1380/VI/2012 tanggal 27 Juni 2012.
Ada 118 perwira yang berpindah kursi, di antaranya Irjen Pol. Saud Usman yang semula menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri. Saud kini menempati pos baru sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal menggantikan Irjen Pol. Bekto Suprapto yang dimutasi menjadi Paerwira Tinggi Pelayanan Masyarakat dalam rangka menghadapi masa pensiun.

Posisi Saud sebagai Kadiv Humas Polri digantikan oleh Brigjen Pol. Anang Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jambi. Posisi Kapolda Jambi diisi oleh Brigjen Ade Husen Karta Dipoera yang sebelumnya menjabat Inspektur Wilayah I Inspektorat Pengawasan Umum Polri.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Boy Rafli Amar juga mendapat promosi. Dia diangkat menjadi Kepala Biro Penerangan Masyarakat menggantikan Brigjen M. Taufik yang menempati posisi baru sebagai Kepala Biro Pengelola Informasi dan Dokumentasi Divisi Humas Polri. Sedangkan posisi Kabagpenum dijabat oleh Kombes Pol. Agus Rianto.

Kamis, 31 Mei 2012

Cara Membuat Comentar FB di Blog

Cara Membuat Comentar FB di Blog, Dengan Memasang Kotak Comentar FB akan berguna di Blog Kita dan akan mempermudah pengunjung yang tidak memiliki blog, agar berkomentar memggunakan akun fb mereka.

Bagi Sobat Yang ingin Memasang Coment FB di Blog, maka ikutilah langkah-langkah selanjutnya:

1.Log in Ke Akun Sobat
2.Pilih Rancangan >> edit HTML.
3.Centang Expand Template widget.
4.Cari Kode <data:post.body/> Jika template Sobat Menggunakan ReadMore, Maka Cari <data:post.body/> di bagian Paling Bawah. dan kopas kode di bawah ini di bawah kode <data:post.body/>

<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<p align='left'><a href='http://awiyanijankasiadi.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-banner-tukar-link-pada.html' target='new'><img border='0' height='30' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHPKmC8L9kj-EyzTJ8xJRCXiUmtH78Kdenm0bTAn8wPwJWdOQcrfvYGPtIWXkCtfWYsrFeaip5OHDgjCmM-bZ14jnvh4w4XCcNfS_Fq-7EGOrd-fh6RTJUfVhGZksjIqPq_-48AP5Svp0/s1600/comment.gif' width='200'/></a></p>

<div id='fb-root'/>
<script>window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({appId: '124630597583565', status: true, cookie: true,
xfbml: true});
};
(function() {
var e = document.createElement('script'); e.async = true;
e.src = document.location.protocol +
'//connect.facebook.net/en_US/all.js';
e.async = true;
document.getElementById('fb-root').appendChild(e);
}());
</script>
<fb:comments/>
</b:if>



5.Silakan Simpan Template Sobat, semoga Berhasil.
Script di ambil dari: http://www.wakrizki.net/

Selasa, 29 Mei 2012

Partisipasi komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan

Partisipasi komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, Partisipasi dalam hubungan sekolah dengan komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan merupakan turut sertanya individu atau kelompok masyarakat dalam pengembangan sekolah (Rahmat, 2009:81). Selanjutnya partisipasi komite sekolah adalah suatu perwujudan perilaku masyarakat yang positf dalam suatu rangkaian kerjasama atau keterlibatan dalam pelaksanaan hubungan sekolah dengan masyarakat. Yang dimaksud dengan keterlibatan di sini bahwa masyarakat ikut serta secara lansung, baik secara fisik maupun melalui konsentrasi uang, barang, sumbangan pikiran sekaligus ikut serta mengelola dan bertanggung jawab terhadap hasil-hasil hubungan sekolah dengan masyarakat yang dicapainya.
Partisipasi masyarakat sebagai kekuatan kontrol dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah menjadi sangat penting. Dibidang pendidikan partisipasi ini lebih strategis lagi. Sebab, partisipasi tersebut bisa menjadi semacam kekuatan kontrol bagi pelaksanaan dan kualitas mutu pendidikan di sekolah-sekolah.
Apalagi saat ini Depdiknas mulai menerapkan konsep manajemen berbasis sekolah. Karena itulah gagasan tentang perlunya komite sekolah yang berperan sebagai lembaga yang menjadi mitra sekolah yang menyalurkan partisipasi masyarakat menjadi kebutuhan yang sangat nyata dan tidak terhindarkan. Dengan adanya komite sekolah, kepala sekolah dan para penyelenggara serta pelaksana pendidikan di sekolah secara substansial akan bertanggung jawab kepada komite sekolah tersebut.
Komite sekolah bertujuan membantu kelencaran penyelenggaraan pendidikan di sekolah dalam upaya memelihara, menumbuhkan, meningkatkan, dan mengembangkan pendidikan nasional. Untuk mencapai tujuan- tujuan tersebut tentu saja komie sekolah mesti melakukan berbagai upaya dalam mendayagunakankemampuan yang ada pada orang tua dan ,masyarakat, serta lingkungan sekitarnya, termasuk LSM–LSM yang memiliki perhatian khusus dibidang pendidikan (Rahmat,2009:91). Komite sekolah juga dapat memberikan masukan penilaian untuk pengembangan pelaksanaan pendidikan dan pelaksanaan manajemen sekolah. Komite sekolah bisa juga memberikan masukan bagi pembahasan atas usulan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS).
Menurut Sutamto (2010) Partisipasi komite Sekolah diantaranya:
a) Membantu meningkatkan kelancaran penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di sekolah baik sarana, prasarana maupun teknis pendidikan,
 b) Melakukan pembinaan sikap dan perilaku siswa. Membantu usaha pemantapan sekolah dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pendidikan demokrasi sejak dini (kehidupan berbangsa dan bernegara, pendidikan pendahuluan bela negara, kewarganegaraan, berorganisasi, dan kepemimpinan), keterampilan dan kewirausahaan, kesegaran jasmani dan berolah raga, daya kreasi dan cipta, serta apresiasi seni dan budaya, 
c) Mencari sumber pendanaan untuk membantu siswa yang tidak mampu, 
d) Melakukan penilaian sekolah untuk pengembangan pelaksanaan kurikulum, baik intra maupun ekstrakurikuler dan pelaksanaan manajemen sekolah, kepala/wakil kepala sekolah, guru, siswa, dan karyawan, 
e) Memberikan penghargaan atas keberhasilan manajemen sekolah, 
f) Melakukan pembahasan tentang usulan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) dan, 
g) Meminta sekolah agar mengadakan pertemuan untuk kepentingan tertentu .
Sedangkan menurut Tjokroamidjo (dalam Rahmat ,2009:81-82) ada empat aspek penting partisipasi komite sekolah (masyarakat) dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu: 
1) terlibatnya masyarakat(komite sekolah), serta ikut serta dalam menentukan arah, stratagi, dan kebijakan sekolah, 
2) meningkatkan kemampuan untuk merumuskan tujuan- tujuan, 
3) partisipasi masyarakat dalam kegiatan- kegiatan yang konsisten dengan arah, strategi, dan rencana yang telah ditentukan,dan,
4) adanya perumusan dan pelaksanaan program- program partisipasi dalam sekolah berencana, yang secara lansung memberikan dan menyangkut kesejahteraan masyarakat. Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam partisipasi terdapat unsur- unsur yang penting, antara lain:
1) keterlibatan mental,emosi dan dengan sendirinya fisik,
2) kehendak sendiri atau prakarsa untuk mengambil bagian di dalam usaha pencapaian tujuan,
3) swadaya dan, 
4) rasa tanggung jawab. Oleh karena itu partisipasi komite sekolah dapat dikatakan sebagai suatu proses penyaluran aspirasi masyarakat baik yang bersifat dukungan material maupun non material dari seluruh anggota dan kepengurusannya, baik secara individual maupun kolektif, secara langsung maupun tidak langsung dalam perencanaan, pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan, pelaksanaan, serta pengawasan/pengevaluasian pendidikan demi kemajuan mutu sekolah.